OMC Jakarta Kembali Disiapkan Hari Ini, Pramono Anung: Paling Penting Jangan Banjir
Joseph Wesly August 21, 2026 11:50 AM

 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA- Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Jakarta kembali disiapkan pada Jumat (21/8/2026).

Pelaksanaan OMC dilakukan karena terdapat prakiraan kemunculan awan yang dinilai memenuhi syarat untuk menjadi sasaran modifikasi cuaca.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan telah meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mempersiapkan pelaksanaan OMC.

Pesawat akan segera diterbangkan apabila kondisi awan memungkinkan untuk dilakukan modifikasi cuaca.

"Kalau enggak ada awan, enggak mungkin bisa untuk di-OMC. Dalam melakukan OMC, contohnya nanti hari Jumat besok, itu akan ada awan kembali. Saya sudah perintahkan untuk hari Jumat karena ada awan, maka segera dipersiapkan untuk besok diterbangkan," kata Pramono usai menghadiri Indonesia International Transport Summit 2026 di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2026).

OMC Tidak Menjamin Hujan Turun

Pramono mengakui pelaksanaan OMC tidak selalu menjamin hujan akan turun.

Menurutnya, operasi tersebut sangat bergantung pada keberadaan awan dengan kondisi yang memenuhi kriteria.

Pemerintah telah beberapa kali melakukan penerbangan OMC. Namun, tidak semua penerbangan menghasilkan hujan.

Meski demikian, Pramono menilai berbagai upaya tetap perlu dilakukan untuk memaksimalkan potensi hujan ketika kondisi cuaca memungkinkan.

"Bahwa hujan itu ciptaan Tuhan, ya pasti saya setuju ciptaan Tuhan. Tetapi kalau kemudian tidak ada upaya untuk itu, menurut saya juga enggak baik," ujarnya.

Jakarta Diprediksi Gerimis

Berdasarkan prakiraan cuaca, Jakarta diprediksi mengalami hujan gerimis pada Jumat (21/8/2026).

Kondisi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan melalui OMC untuk meningkatkan potensi curah hujan.

"Lebih baik kalau kemudian dari hujan gerimis ditambahi garam dan atau apa pun lah, itu menjadi hujan yang lebih deras dan bermanfaat bagi masyarakat," kata Pramono.

Namun, ia menegaskan peningkatan curah hujan melalui OMC tetap harus memperhatikan kondisi Jakarta.

Pramono tidak ingin upaya memaksimalkan hujan justru menimbulkan bencana banjir.

"Paling penting jangan banjir, itu aja," tegasnya.

OMC Jakarta Sempat Terkendala

Sebelumnya, pelaksanaan OMC di Jakarta sempat terkendala lantaran tidak terdapat awan yang memenuhi persyaratan untuk menjadi sasaran operasi.

Kondisi tersebut terjadi ketika Jakarta berada dalam periode kemarau sehingga pelaksanaan OMC tidak dapat dilakukan secara optimal.

Dengan adanya prediksi kemunculan awan pada Jumat (21/8/2026), BPBD DKI Jakarta kembali diminta menyiapkan operasi tersebut.

Jika kondisi awan dinilai memenuhi persyaratan, pesawat OMC akan segera diterbangkan untuk melakukan modifikasi cuaca. (m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.