Klarifikasi SPV Hyundai Soal Kasus Ioniq 5 Aa Juju yang Viral: Maaf Pelayanan Saya Tidak Baik 
Rita Lismini August 21, 2026 05:54 PM

TRIBUNBENGKULU.COM - Kasus mobil Hyundai milik kreator konten Aa Juju atau @makanlurrrr yang mengalami sejumlah masalah hingga berujung cekcok dengan pihak dealer akhirnya mendapat respons dari Hyundai.

Seorang Sales Supervisor (SPV) Hyundai Fatmawati berinisial Widay menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Aa Juju terkait pelayanan yang diberikan.

Permintaan maaf tersebut disampaikan setelah video persoalan antara Aa Juju dan pihak dealer Hyundai Fatmawati viral di media sosial.

Kasus ini bermula ketika Aa Juju mengaku mengalami sejumlah kendala setelah membeli mobil Hyundai secara tunai.

Beberapa masalah yang dikeluhkan di antaranya fast charging error, mobil tidak dapat menyala, aki soak, hingga head unit yang kembali mati.

Aa Juju juga mempertanyakan fitur parkir paralel yang menurutnya tidak sesuai dengan penjelasan yang diterimanya dari sales.

Karena merasa sulit mendapatkan respons, Aa Juju kemudian mendatangi dealer Hyundai Fatmawati.

Namun, kedatangannya untuk menyampaikan keluhan justru berujung pada perdebatan dengan pihak supervisor.

Persoalan tersebut kemudian direkam dan videonya beredar di media sosial hingga menjadi sorotan publik.

SPV Hyundai Fatmawati Minta Maaf

Setelah kasus tersebut ramai, Widay akhirnya menyampaikan permintaan maaf melalui sebuah video.

Dalam video tersebut, Widay mengakui pelayanan yang diberikan kepada Aa Juju tidak baik dan tidak sesuai dengan standar pelayanan perusahaan.

“Dalam kesempatan video ini saya Widay atas nama pribadi, berniat ingin meminta maaf kepada Kakak Juju atas sikap pelayanan saya tidak baik dan tidak semestinya,” ujar Widay dikutip TribunBengkulu.com dari akun @hyundaifatmawati.widay, Jumat (21/8/2026). 
 
 Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada Hyundai Motor Indonesia (HMID), perusahaan tempatnya bernaung, serta pihak lain yang terdampak akibat beredarnya video tersebut.

Widay juga menyatakan siap bertanggung jawab dan menerima konsekuensi dari perusahaan atas kejadian tersebut.

“Saya selaku sebagai atasan daripada sales yang bernama Adel siap bertanggung jawab penuh menerima konsekuensi ini atas video yang telah beredar,” katanya.

Menurut Widay, kejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi dirinya untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada konsumen, khususnya konsumen Hyundai Fatmawati.

“Melalui kejadian ini saya menjadikan pelajaran ke depannya untuk memperbaiki kualitas pelayanan saya terhadap konsumen-konsumen, terlebih khusus kepada konsumen Hyundai Fatmawati,” ujarnya.

Hyundai Sebut Lakukan Penelusuran

Sementara itu, kasus tersebut juga mendapat respons dari PT Hyundai Motors Indonesia (HMID).

Hyundai menyampaikan permintaan maaf atas pengalaman yang dialami Aa Juju.

Pihak Hyundai juga menyatakan tengah melakukan penanganan dan penelusuran secara menyeluruh untuk mencari solusi terbaik terkait persoalan yang dialami konsumen tersebut.

Sebelumnya, Aa Juju mengaku mobil yang baru dibelinya mengalami sejumlah kendala.

Salah satunya ketika mobil tiba-tiba tidak dapat dinyalakan. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh teknisi, aki mobil disebut sudah habis atau soak dan kemudian dilakukan penggantian.

Dalam video Aa Juju, mekanik menjelaskan bahwa kebiasaan menggunakan fitur parkir paralel dapat membuat sistem kelistrikan tertentu tetap bekerja, termasuk Bluelink, sehingga berpotensi menguras aki.

Namun, Aa Juju mengaku sejak awal telah menyampaikan kebutuhan menggunakan fitur parkir paralel tersebut kepada sales.

Tidak lama setelah persoalan aki, Aa Juju kembali mengalami masalah ketika head unit mobilnya mati.

Ia kemudian meminta bantuan teknisi untuk menangani persoalan tersebut.

Netizen Soroti Permintaan Maaf SPV

Video permintaan maaf Widay kemudian mendapat berbagai tanggapan dari netizen.

Sejumlah netizen menilai permintaan maaf tersebut muncul setelah kasus ramai di media sosial.

“Kayanya abis disemprot itu. Kalo engga mana mau dia bikin video, kudu viral dulu,” tulis seorang netizen.

Ada pula netizen yang menyoroti pelayanan dealer Hyundai dalam kasus tersebut.

“Giliran udah rame, akhirnya muncul juga klarifikasi dari SPV Hyundai Fatmawati,” tulis netizen lainnya.

Sementara itu, sejumlah netizen juga mempertanyakan pihak sales yang sebelumnya disebut terlibat dalam persoalan tersebut.

“Adelenya mana, Adele juga harus minta maaf dong ber 2,” tulis akun lainnya.

Hingga kini, persoalan terkait kendala kendaraan Aa Juju masih menjadi perhatian di media sosial. Pihak Hyundai menyatakan penanganan dan penelusuran terkait kasus tersebut masih dilakukan. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.