BREAKING NEWS: KMP Bontang Express II Terbakar di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi
Haorrahman August 21, 2026 05:55 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - KMP Bontang Express II terbakar di area pantai sekitar Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (21/8/2026).

Kapal yang melayani penyeberangan Ketapang-Gilimanuk itu sedang tidak beroperasi karena libur. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Kerusakan kapal akibat kebakaran juga disebut tergolong sedang.

Perwira Jaga Ketapang KSOP Tanjungwangi, Mohamad Iqbal, mengatakan informasi kebakaran diterima sekitar pukul 13.47 WIB dari pihak operator kapal.

Berdasarkan informasi awal, titik api berasal dari ruang laktasi yang berada di bagian atas kapal. Api kemudian membesar dan merembet hingga ke area rooftop buritan.

"Saat kami cek di lapangan sekitar pukul 13.52 WIB, api sudah padam," ujar Iqbal.

Saat kejadian, beberapa pegawai masih berada di atas KMP Bontang Express II. Keberadaan mereka membuat api dapat segera ditangani sehingga tidak meluas.

Baca juga: Kapal Nelayan Puger Terbalik Dihantam Ombak di Perairan Paseban, 1 Tewas dan 3 Hilang

Kapal Lain Menjauh

KMP Bontang Express II saat kebakaran terjadi berada dalam posisi berdempetan dengan sejumlah kapal lain yang juga terparkir di lokasi tersebut.

Untuk mencegah potensi api merembet, kapal-kapal di sekitarnya segera menjauh dari KMP Bontang Express II.

"Kapal-kapal lain sempat menjauh untuk mengantisipasi merembet apinya," kata Iqbal.

Iqbal memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, nilai kerugian dan dampak kerusakan masih dalam proses penghitungan oleh pihak operator kapal.

Baca juga: KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, 9 Kapal Dikerahkan untuk Evakuasi

Korsleting Listrik

Terkait penyebab kebakaran, Iqbal mengatakan pihak operator kapal menduga insiden tersebut dipicu korsleting listrik.

"Kalau untuk dugaan penyebabnya, menurut informasi yang diberikan pihak operator kapal, yakni karena korsleting listrik," ujarnya.

KSOP Tanjungwangi mengingatkan operator kapal agar mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap aktivitas di atas kapal, termasuk memastikan kompetensi dan kualifikasi personel.

"Juga tetap utamakan kompetensi. Kualifikasi juga harus diutamakan. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," pungkas Iqbal.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.