JLU Lamongan Dipenuhi Tumpahan Diduga Zat Kimia Berasap, Warga Diminta Waspada
Pipit Maulidya August 24, 2026 03:32 PM

 

SURYA.co.id, LAMONGAN - Tumpahan cairan yang diduga merupakan zat kimia terjadi di badan jalan pintu masuk Jalan Lingkar Utara (JLU) Barat Lamongan, Jawa Timur, Senin (24/8/2026).

Tumpahan tersebut sempat membuat warga yang melintas khawatir. Pasalnya, cairan itu menimbulkan bau menyengat, mengeluarkan asap, dan membuat permukaan jalan menjadi licin.

Kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor dan kendaraan lainnya yang melintas di kawasan pintu masuk JLU Barat Lamongan.

Informasi mengenai tumpahan cairan itu pertama kali disampaikan masyarakat melalui layanan Call Center 110 Polres Lamongan.

Baca juga: Kebakaran Lahan Tebu di Sambeng Lamongan Turut Hanguskan Warung Warga

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polres Lamongan langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus melakukan penanganan.

Pamapta 2 IPDA, Riyanto Edi bersama anggota Satlantas Polres Lamongan dan personel Polsek Lamongan Kota mendatangi lokasi kejadian.

Setibanya di pintu masuk JLU Barat, petugas mendapati cairan tumpah di badan jalan.

Dari pemeriksaan awal, cairan tersebut diduga merupakan zat kimia. Petugas juga mendapati adanya bau menyengat dan asap dari tumpahan tersebut.

Permukaan jalan yang terkena cairan juga menjadi licin sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan jika tidak segera ditangani.

Melihat kondisi tersebut, polisi berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan.

Petugas bersama instansi terkait kemudian membersihkan badan jalan. Sebuah mobil tangki didatangkan untuk membantu proses pembersihan.

Tumpahan yang diduga zat kimia tersebut dibersihkan menggunakan bahan pembersih. Setelah itu, badan jalan disemprot menggunakan air untuk menghilangkan sisa cairan yang masih menempel.

Proses pembersihan dilakukan secara menyeluruh hingga permukaan jalan tidak lagi licin dan tidak terdapat sisa cairan yang berpotensi membahayakan pengendara.

Setelah penanganan selesai, badan jalan kembali bersih. Bau menyengat yang sebelumnya muncul juga sudah tidak tercium.

Jalan pun dapat kembali dilalui pengguna kendaraan secara normal.

Polisi Apresiasi Respons Cepat Warga

Kasi Humas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid mengapresiasi masyarakat yang dengan cepat melaporkan kejadian tersebut melalui layanan Call Center 110.

Menurutnya, laporan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam membantu kepolisian memberikan respons cepat terhadap berbagai kejadian di lapangan.

"Respons cepat ini merupakan bentuk komitmen Polres Lamongan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Hamzaid.

Ia mengatakan, masyarakat tidak perlu ragu menghubungi Call Center 110 ketika menemukan kejadian yang membutuhkan kehadiran maupun bantuan kepolisian.

Laporan yang masuk akan ditindaklanjuti petugas sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.

"Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan," jelasnya.

Warga Diminta Tak Sentuh Tumpahan

Hamzaid juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati apabila menemukan tumpahan cairan yang diduga merupakan bahan kimia.

Terlebih jika cairan tersebut memiliki ciri-ciri seperti mengeluarkan bau menyengat, asap, atau menyebabkan permukaan jalan menjadi licin.

Menurutnya, masyarakat sebaiknya tidak mengambil tindakan sendiri karena jenis dan karakteristik zat yang tumpah belum diketahui secara pasti.

Warga diminta tidak mendekati lokasi tumpahan terlalu dekat. Selain itu, masyarakat juga diimbau tidak menyentuh ataupun mencoba membersihkan cairan tersebut secara mandiri.

Langkah yang tepat adalah segera menjauh dari lokasi apabila kondisi dinilai membahayakan dan melaporkannya kepada petugas.

Dengan demikian, petugas yang memiliki kewenangan dan peralatan sesuai dapat segera melakukan penanganan.

"Gunakan layanan Call Center 110 secara bijak untuk melaporkan kejadian yang membutuhkan bantuan kepolisian," kata Hamzaid.

Ia menambahkan, informasi yang cepat dan akurat dari masyarakat sangat membantu petugas dalam memberikan respons dan penanganan secara cepat.

Peristiwa tumpahan cairan di pintu masuk JLU Barat Lamongan ini menjadi contoh bagaimana laporan masyarakat dapat mempercepat penanganan potensi bahaya di ruang publik.

Tumpahan yang semula berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan akhirnya dapat segera dibersihkan setelah petugas kepolisian berkoordinasi dengan pihak terkait.

Polres Lamongan pun kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan bersama.

Apabila menemukan tumpahan cairan mencurigakan, kecelakaan, gangguan keamanan, maupun kejadian lain yang membutuhkan kehadiran polisi, masyarakat dapat segera menyampaikan laporan melalui layanan Call Center 110.

Kecepatan masyarakat dalam memberikan informasi menjadi bagian penting agar petugas bisa segera hadir dan melakukan penanganan sebelum kondisi berkembang menjadi lebih berbahaya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.