TRIBUN-PAPUA.COM, FAKFAK – Kepedulian masyarakat terhadap korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditunjukkan melalui aksi sosial yang digelar Kerukunan Keluarga Ngada Nagekeo (Suku Flores) yang berada di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Dari kegiatan tersebut, total dana sebesar Rp45 juta berhasil dihimpun.
Ketua Kerukunan Keluarga Ngada Nagekeo Fakfak, Gregorius Meo, menyampaikan informasi tersebut kepada Tribun-Papua.com pada Selasa (25/8/2026).
“Dana terkumpul sebesar Rp45.000.000 dari aksi peduli gempa Flores yang kami laksanakan di beberapa lokasi di Fakfak,” ujarnya.
Baca juga: Peringatan Maulid Nabi di Fakfak Diwarnai Tradisi Berebut Telur Hias
Aksi solidaritas ini dilakukan di sejumlah titik, antara lain: Kawasan lampu merah Pasar Rakyat Thumburuni, Pasar Dulanpokpok, dan Kawasan Pelabuhan Fakfak.
Gregorius mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan berjalan lancar dan aman.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Fakfak atas dukungan berupa dana, moril, maupun doa tulus bagi warga NTT.
“Bantuan ini akan langsung disalurkan ke NTT. Sekali lagi kami menyampaikan terima kasih banyak,” katanya.
Baca juga: Tren Karhutla Papua Barat Melonjak, 87 Persen Terjadi di Fakfak
Sebelumnya, masyarakat yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Ngada Nagekeo telah menggelar aksi peduli gempa di Kota Pala Fakfak.
Pada Sabtu (22/8/2026), warga membentangkan spanduk bertema “Duka Flores adalah Duka Kita” di Pasar Dulanpokpok sebagai simbol kepedulian bersama.
Aksi ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong masyarakat Fakfak untuk membantu saudara-saudara mereka di Flores yang sedang menghadapi musibah.(*)