Satpam Penganiaya Perawat RS Graha Sehat Kraksaan Ternyata Pernah Gagal Daftar Jadi Polisi
Alga W August 26, 2026 04:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ahsan Faradisi

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Seorang satpam Rumah Sakit (RS) Graha Sehat Kraksaan menganiaya seorang perawat.

Sedikit demi sedikit, riwayat dan latar belakang I Kadek Wisnu (24) mulai terkuak.

Baca juga: Pawai Budaya Harjabo ke-207 Jadi Ajang Pamerkan Kesenian Lokal, Genjot Ekonomi UMKM Setempat

Selain pelaku diketahui merupakan anak dari anggota Polres Probolinggo yang menjabat sebagai KBO Sabhara Polres Probolinggo dan mantan atlet kickboxing, ia juga sempat mendaftar di akademi kepolisian, namun tidak lolos.

"Sebelum jadi satpam kan memang sempat daftar jadi polisi, tapi tidak lolos. Akhirnya masuk ke sini (RS Graha Sehat) sebagai satpam," kata rekan pelaku, PN, yang juga sebagai satpam RS Graha Sehat, Rabu (26/8/2026).

Sementara korban penganiayaan satpam RS Graha Sehat, Moh Romli (32), meyakinkan jika dirinya dengan pelaku sama sekali tidak kenal dekat, apalagi sampai punya masalah pribadi.

"Saya tidak kenal apalagi dekat. Hanya saja kalau papasan kadang saya sapa. Makanya saya bingung alasan dia memukul saya," ujar Romli.

Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di RS Graha Sehat setelah dianiaya pelaku.

Akibat pukulan pelaku, mengakibatkan tulang hidung korban patah.

"Saya berharap meskipun pelaku anak polisi di Polres Probolinggo, proses hukum tetap berjalan dan tidak pandang bulu," pungkasnya.

Diketahui, seorang perawat RS Graha Sehat Kraksaan menjadi korban penganiayaan petugas keamanan atau satpam di rumah sakit yang sama, Senin (24/8/2026) malam, hingga harus menjalani perawatan intensif.

Korban bernama Moh Romli (32) warga Perumahan WPS, Blok H7, Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang merupakan perawat di RS Graha Sehat Kraksaan.

Sementara pelaku adalah I Kadek Wisnu (24) warga Kota Probolinggo yang merupakan anak dari anggota Polres Probolinggo sekaligus mantan atlet lickboxing pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Penganiayaan yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, di tempat parkir setempat, bermula saat korban bersama dengan teman-temannya sedang bersantai.

Tiba-tiba saat pelaku datang dengan mengenakan celana dan sepatu satpam mengendarai sepeda motor.

Ia langsung memukul rahang, dahi, hidung, pipi dan bibir korban dengan tangan kosong.
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.