TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lahan kosong yang sebelumnya tak terurus di tengah permukiman padat Kelurahan Sinrijala, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, kini dimanfaatkan menjadi area hijau produktif.
Perubahan tersebut tak lepas dari peran Ketua RW 05 Sinrijala, Dian Iryanni, yang menggerakkan warga mengembangkan pertanian perkotaan atau urban farming.
Dian memimpin sekitar 300 jiwa yang tersebar di tiga RT dan tiga lorong.
Mayoritas warga berpenghasilan menengah ke bawah dan bekerja sebagai buruh harian.
Meski demikian, kepedulian warga terhadap kebersihan dan pemanfaatan lingkungan terus tumbuh.
"Alhamdulillah, urban farming di wilayah kami sudah jalan. Kami manfaatkan lahan kosong di area lorong untuk dijadikan lokasi urban farming," ujar Dian, Rabu (26/8/2026).
Tak hanya mengembangkan pertanian lorong, Dian juga mendorong budaya hidup bersih di lingkungan RW 05.
Saat ini, RW 05 telah memiliki satu unit bank sampah yang dimanfaatkan bersama oleh seluruh RT.
Warga juga mulai terbiasa memilah sampah rumah tangga sejak dari sumbernya.
Untuk menjaga kebersihan dan kerapian permukiman, kegiatan gotong royong digelar rutin setiap pekan. Kegiatan menyasar lingkungan permukiman hingga rumah ibadah.
"Warga kami juga sudah sadar akan kebijakan pemilahan sampah. Selain lingkungan, tempat-tempat ibadah pun rutin kami bersihkan setiap pekannya bersama Satgas Kecamatan," katanya.
Di tengah persoalan krisis air bersih akibat musim kemarau di sejumlah wilayah Makassar, RW 05 Sinrijala justru masih relatif aman.
Dian mengatakan distribusi air bersih ke rumah-rumah warga tetap berjalan lancar.
"Kalau soal air bersih, wilayah kami lancar meskipun musim kemarau. Warga kami tidak krisis air bersih. Begitu juga kalau musim hujan, wilayah kami bebas banjir, kecuali kalau air kanal utama meluap," jelasnya.
Kondisi tersebut membuat kawasan padat penduduk itu relatif tangguh menghadapi dua persoalan lingkungan, yakni kekeringan saat kemarau dan banjir ketika musim hujan.
Menjelang akhir pekan, kekompakan warga RW 05 kembali akan terlihat dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Pihak RW telah menyiapkan sejumlah lomba tradisional dan pesta rakyat yang melibatkan warga dari tiga RT.
"Untuk sekarang kami fokus mengadakan lomba-lomba dalam momentum perayaan HUT RI ke-81. Ada sepak bola anak-anak, makan kerupuk, hingga permainan spin the bottle. Semua RT kami libatkan Sabtu dan Minggu nanti," Dian menambahkan.(*)