Apakah Anak IPS Bisa Daftar Sekolah Kedinasan 2026? Cek Ketentuan Lengkapnya!
GH News August 26, 2026 06:09 PM
Jakarta -

Pendaftaran sekolah kedinasan masih dibuka hingga 30 Agustus 2026. Lulus SMA, SMK, hingga madrasah aliyah bisa mendaftarkan diri.

Salah satu yang perlu dicermati adalah persyaratan akademik atau jurusan yang boleh mendaftar. Bagi anak IPS, tidak perlu khawatir karena ada banyak prodi sekolah kedinasan yang membuka kesempatan untuk kalian, tetapi cek dulu ketentuannya!

Sekolah Kedinasan untuk Anak IPS

1. PKN STAN

Berdasarkan pengumuman resmi, PKN STAN membuka peluang pendaftaran sekolah kedinasan untuk lulusan SMA/sederajat tanpa mengharuskan dari jurusan tertentu. Namun, terdapat syarat nilai berupa:

  • Nilai bahasa Inggris dan matematika masing-masing minimal 80,00 dari 100,00 (bukan hasil pembulatan)
  • Nilai bahasa Inggris dan matematika dibuktikan dengan ijazah atau transkrip nilai; atau jika belum ada, maka dengan surat keterangan lulus.

2. STMKG

Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) menetapkan syarat akademik yang terbuka bagi semua jurusan. Berikut ini syarat akademik untuk daftar STMKG:

  • Lulus/akan lulus SMA, MA, SMK, atau yang sederajat dari semua jurusan
  • Jika lulus pada 2026 dan ijazah belum terbit, wajib menyertakan surat keterangan lulus (SKL) atau surat keterangan aktif di kelas 12.

3. Poltekimipas

Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltekimipas) tidak menyebutkan jurusan tertentu sebagai syarat pendaftaran calon taruna. Lulusan SMA/sederajat diizinkan untuk mendaftar asalkan memiliki nilai ijazah rata-rata minimal 70 (dengan dibuktikan melalui ijazah).

Khusus pendaftar formasi afirmasi putra-putri Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan, dipersyaratkan nilai ijazah minimal 60 (dibuktikan dengan ijazah).

4. Poltekpin

Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) memperbolehkan lulusan SMA/sederajat dari jurusan apa pun untuk mendaftar. Walau begitu, perlu dicermati nilai mata pelajaran bahasa Inggris, bahasa Indonesia, dan matematika minimal 70.00 dari skala 100.00 pada ijazah atau transkrip/daftar nilai yang memperlihatkan nilai akhir pembelajaran.

5. STIN

Peminat Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) membuka peluang pendaftaran untuk lulusan minimal SMA/sederajat, tetapi bukan paket C. Adapun syarat akademik lainnya adalah:

  • Lulusan 2024, 2025, 2026 mempunyai nilai rata-rata ijazah minimal 85 dengan nilai mata pelajaran (mapel) matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, atau bahasa asing lain pada ijazah minimal 85.
  • Lulusan 2026 yang ijazahnya belum diterbitkan sekolah, nilai rata-rata rapor semester 1-5 minimal 85 dengan nilai mapel matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, atau bahasa asing lain minimal 85 pada setiap semester.
  • Ijazah dari sekolah di luar negeri harus mendapat pengesahan dari kementerian yang menangani urusan pemerintahan di bidang pendidikan.
  • Pendaftar dapat mengoperasikan komputer (office dan internet).

6. Polstat STIS

Politeknik Statistika STIS memperbolehkan lulusan kelas 12 SMA, MA, SMK, atau MAK dari semua jurusan Adapun persyaratan nilai minimalnya adalah:

  • Nilai matematika dan bahasa Inggris minimal 80,00 dari skala 1-100 pada ijazah
  • Khusus bagi pendaftar jalur afirmasi, nilai matematika dan bahasa Inggris minimal 70,00 pada ijazah.

7. IPDN

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) membuka peluang sekolah kedinasan untuk lulusan berijazah SMA/MA, tetapi tidak untuk lulusan SMK dan lulusan Paket C. Ketentuan lain terkait syarat akademik di antaranya adalah: ▪ Nilai rata-rata ijazah minimal 73,00 kecuali untuk pendaftar Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, Provinsi Papua Selatan, dan Provinsi Papua Barat Daya dengan nilai rata-rata ijazah minimal 65,00 ▪ Untuk yang berijazah dari sekolah di luar negeri harus mendapat pengesahan berupa surat pernyataan/persamaan dari kementerian yang menyelenggarakan suburusan pemerintahan pendidikan dasar dan pendidikan menengah ▪ Bagi siswa SMA/MA lulusan tahun 2026 yang belum menerima ijazah pada saat mendaftar, menggunakan surat keterangan lulus yang memberikan hasil penilaian akhir kelas XII SMA/MA dan ditandatangani oleh kepala sekolah atau pejabat yang berwenang serta dicap/distempel basah ▪ Hasil penilaian mata pelajaran bahasa Inggris pada ijazah/surat keterangan lulus minimal 75,00 kecuali untuk pendaftar Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, Provinsi Papua Selatan, dan Papua Barat Daya.

8. Poltek SSN

Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) membuka peluang untuk lulusan SMA hingga SMK. Akan tetapi, lulusan SMA?MA IPS yang boleh mendaftar haruslah yang sebelumnya menggunakan Kurikulum Merdeka di seokolahnya. Ketentuan akademik pendaftar Poltek SSN adalah:

  • Lulusan SMA/MA Jurusan IPA untuk yang tidak menggunakan Kurikulum Merdeka
  • Lulusan SMA/MA semua jurusan untuk lulusan yang menggunakan Kurikulum Merdeka
  • Lulusan SMK Teknik Elektronika jurusan:

- Teknik audio video- Teknik elektronika industri- Teknik otomasi industri- Teknik elektronika dan komunikasi

  • Lulusan SMK TI Bidang Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi jurusan:

- Rekayasa perangkat lunak- Teknik komputer dan jaringan- Sistem informatika, jaringan dan aplikasi- Pengembangan gim.

  • Rata-rata nilai matematika (teori/pengetahuan) minimal 80 pada semester 4 dan 5 dan rata-rata nilai bahasa Inggris (teori/pengetahuan) minimal 80 pada semester 4 dan 5. Menyertakan transkrip nilai rapor dalam bahasa Indonesia (bagi sekolah yang menggunakan selain bahasa Indonesia).

9. Sekolah Kedinasan Kemenhub

Terdapat 12 sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan yang membuka pendaftaran 2026. Secara umum, syarat akademiknya sebagai berikut:

  • Pendaftar yang sudah memiliki ijazah: Nilai rata-rata ujian yang tercantum pada transkrip nilai paling rendah 7,0 pada skala 1-10; 70,00 pada skala 10-100; atau 2,8 pada skala 1-4. Jika nilai pada transkrip/daftar nilai menggunakan skala 1-10 atau skala 1-4, pendaftar wajib melampirkan surat keterangan nilai ke skala 10-100 dari sekolah asal yang ditandatangani oleh kepala sekolah.
  • Pendaftar yang belum memperoleh ijazah: Surat keterangan lulus (SKL) yang diterbitkan oleh sekolah dapat digunakan sebagai dokumen pengganti ijazah sementara. Jika SKL belum mencantumkan nilai, pendaftar wajib mengunggah rapor asli kelas XII semester 1 dan semester 2, dengan nilai rata-rata paling rendah 70,00 pada skala 10-100. Bagi peserta dengan kurikulum Merdeka, mata pelajaran yang wajib dimiliki untuk setiap program studi dapat dilihat pada Lampiran I pengumuman yang bisa dicek melalui https://sipencatar.kemenhub.go.id/pengumuman/54/
  • Pendaftar formasi Pola Pembibitan khusus Orang Asli Papua (OAP): Nilai rata-rata ujian yang tertulis pada transkrip/daftar nilai minimal 6,5 (skala penilaian 1-10)/65,00 (skala penilaian 10-100)/2,6 (skala penilaian 1-4).
  • Pendaftar formasi OAP yang belum memperoleh ijazah: SKL yang diterbitkan oleh sekolah dapat digunakan sebagai dokumen pengganti ijazah sementara. Jika SKL belum mencantumkan nilai, pendaftar wajib mengunggah rapor asli kelas XII semester 1 dan semester 2, dengan nilai rata-rata paling rendah 65,00 pada skala 10-100. Bagi peserta dengan Kurikulum Merdeka, mata pelajaran yang wajib dimiliki untuk setiap program studi dapat dilihat pada Lampiran I pengumuman yang bisa dicek melalui https://sipencatar.kemenhub.go.id/pengumuman/54/Akan tetapi, jika ingin mendaftar ke sekolah kedinasan Kemenhub, detikers perlu mencermati syarat setiap prodi yang kalian tuju. Sebab, setiap prodi di sekolah kedinasan Kemenhub memiliki ketentuan sendiri.

Sebagai contoh, di Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal untuk prodi D4 Rekayasa Sistem Transportasi Jalan (RSTJ), lulusan SMA/MA IPA/IPS sederajat bisa mendaftar. Namun, di sekolah yang sama untuk prodi D3 Teknologi Otomotif (TO), disyaratkan lulusan berasal dari jurusan IPA atau lulusan SMA Kurikulum Merdeka kelompok mata pelajaran matematika/kimia/fisika, atau lulusan SMK program keahlian tertentu.

Novia Aisyah
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.