Mahasiswa Internasional Unsoed Raih Peringkat Ketiga dalam Festival Handai Indonesia 2026
abduh imanulhaq August 26, 2026 07:11 PM

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Mahasiswa internasional Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Fahmisabila Doloh dari Tailand, meraih Peringkat Ketiga Terbaik dalam kategori pembacaan puisi pada Festival Handai Indonesia (FHI) 2026.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam acara Apresiasi Handai Indonesia yang berlangsung di Plaza Insan Berprestasi, Senayan, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

FHI 2026 merupakan ajang yang mempertemukan para pembelajar Bahasa Indonesia dari berbagai negara untuk menunjukkan kreativitas sekaligus apresiasi terhadap bahasa dan budaya Indonesia.

20260826_unsoed82728288277272---8
Mahasiswa internasional Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Fahmisabila Doloh dari Tailand, meraih Peringkat Ketiga Terbaik dalam kategori pembacaan puisi pada Festival Handai Indonesia (FHI) 2026.

Festival yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, tersebut diikuti 542 peserta dari 79 negara.

Mengusung lima kategori perlombaan, yaitu bercerita, menyanyi, pantun, pidato, dan pembacaan puisi, FHI 2026 memberikan ruang bagi para peserta untuk menyampaikan kreativitas dan perspektif mereka dalam Bahasa Indonesia.

Dari ratusan peserta, sebanyak 25 finalis dari 21 negara terpilih mengikuti babak final di Jakarta pada 18–23 Agustus 2026.

Fahmisabila yang merupakan mahasiswa internasional Unsoed sekaligus penerima Beasiswa KNB 2025 menjadi salah satu dari 25 finalis tersebut.

Dalam kategori pembacaan puisi, ia berhasil meraih Peringkat Ketiga Terbaik.

Fahmisabila mengatakan keikutsertaannya dalam FHI 2026 memberikan pengalaman berharga untuk belajar dan mengembangkan kemampuan berbahasa Indonesia.

Baginya, kesempatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenal bahasa dan budaya Indonesia secara lebih dekat.

“Saya sangat senang dan bersyukur mendapat kesempatan untuk mengikuti Festival Handai Indonesia 2026 dan menerima penghargaan Peringkat Ketiga Terbaik dalam Kompetisi Puisi. Bagi saya, pengalaman ini bukan hanya tentang meraih penghargaan, tetapi juga merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk belajar, mendapatkan pengalaman baru, dan meningkatkan kemampuan saya dalam menggunakan Bahasa Indonesia, khususnya dalam berbicara dan memahami makna karya sastra,” ujarnya.

Selama mengikuti rangkaian FHI 2026, Fahmisabila juga berkesempatan berinteraksi dengan peserta dari berbagai negara.

Pengalaman tersebut memperluas kesempatan untuk belajar mengenai keberagaman bahasa dan budaya sekaligus membangun persahabatan dengan para pembelajar Bahasa Indonesia dari berbagai belahan dunia.

“Saya berharap pengalaman ini dapat memotivasi saya untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan berani mencoba hal-hal baru,” tambahnya.

Acara Apresiasi Handai Indonesia yang menjadi puncak rangkaian FHI 2026 turut dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiyono, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., serta para diplomat dari 23 negara sahabat.

Keikutsertaan Fahmisabila dalam FHI 2026 menunjukkan peran mahasiswa internasional Unsoed dalam memperkenalkan dan mengapresiasi Bahasa Indonesia dan budaya Indonesia melalui ruang kreativitas dan interaksi lintas negara.

Prestasi tersebut sekaligus memperkuat kontribusi mahasiswa internasional dalam membangun persahabatan dan hubungan antarbangsa melalui pendidikan dan budaya. (***)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.