Nadiyah Maulana Buka Workshop Coding dan AI untuk Pendidik PAUD
Suci Rahayu PK August 27, 2026 05:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, Jambi — Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, membuka Workshop Pendidik PAUD Kota Jambi bertema “Menyiapkan Generasi Alpha yang Bernalar Kritis Lewat Pembelajaran Coding dan AI Berbasis Permainan”, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung sehari di Aula Karunia Global School (KGS) itu diikuti 335 peserta. Mereka terdiri atas kepala sekolah, pengelola, dan tenaga pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Jambi.

Workshop tersebut digelar untuk meningkatkan kapasitas pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi sekaligus menyesuaikan metode pembelajaran dengan karakteristik Generasi Alpha.

Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, membuka Workshop Pendidik PAUD Kota Jambi bertema “Menyiapkan Generasi Alpha yang Bernalar Kritis Lewat Pembelajaran Coding dan AI Berbasis Permainan”, Kamis (27/8/2026).
Bunda PAUD Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp.OG, membuka Workshop Pendidik PAUD Kota Jambi bertema “Menyiapkan Generasi Alpha yang Bernalar Kritis Lewat Pembelajaran Coding dan AI Berbasis Permainan”, Kamis (27/8/2026). (Ist/Dok Paud Kota Jambi)

Pengenalan coding dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) pada jenjang PAUD tidak diarahkan sekadar mengenalkan teknologi. Materi tersebut ditujukan untuk membantu anak mengembangkan kemampuan berpikir logis, kreatif, kritis, memecahkan masalah, dan bekerja sama melalui aktivitas yang sesuai dengan usia mereka.

Nadiyah mengatakan perkembangan teknologi menuntut dunia pendidikan, termasuk PAUD, untuk terus beradaptasi. Namun, proses pembelajaran tetap harus berangkat dari dunia anak yang dekat dengan permainan dan eksplorasi.

“Pembelajaran coding dan AI pada anak usia dini bukan berarti memaksa anak menjadi ahli teknologi. Yang terpenting adalah bagaimana mereka belajar berpikir, memecahkan masalah, berkreasi, dan bekerja sama melalui permainan,” ujar Nadiyah.

Menurut dia, pendidik memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membangun kemampuan berpikir anak sejak dini.

Ia berharap workshop tersebut memberikan bekal baru bagi para pendidik untuk mengembangkan metode pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa menghilangkan karakteristik pendidikan anak usia dini.

Baca juga: Jaka Akui Antar Sabu 2,78 Gram ke Rutan Polda Jambi karena Butuh Uang

Baca juga: Dua Bulan Bersembunyi di Ponpes Banten, Residivis Jambret Emas Ditangkap

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi yang diwakili Kepala Bidang PAUD, Husna Marliana, mengatakan pihaknya berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan di seluruh jenjang, terutama PAUD yang menjadi fondasi pendidikan anak.

Menurut Husna, dunia pendidikan kini menghadapi karakteristik Generasi Alpha yang tumbuh di tengah perkembangan kecerdasan buatan dan otomatisasi digital.

“Karena itu, kebijakan kurikulum dan pembelajaran tidak boleh stagnan. Kegiatan workshop ini merupakan langkah taktis Dinas Pendidikan Kota Jambi dalam merespons tantangan zaman,” katanya.

Ia mengatakan pendidik PAUD tidak hanya dituntut memiliki literasi digital, tetapi juga mampu menerapkan metodologi pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangan anak.

Husna menegaskan pengenalan coding dan AI di tingkat PAUD tidak diarahkan untuk membuat anak bergantung pada layar gawai.

“Materi coding dan AI yang kita dorong difokuskan pada penguatan anak berpikir logis, mengenali pola, memecahkan masalah (problem solving), dan berkreasi,” ujarnya.

Menurut dia, seluruh proses tersebut harus dikemas melalui pembelajaran berbasis permainan (play-based learning), baik menggunakan alat permainan edukatif (APE) konvensional, simulasi aktivitas, maupun media interaktif yang ramah anak.

Husna meminta seluruh kepala satuan PAUD di Kota Jambi memberikan ruang dan dukungan kepada para guru untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama workshop di kelas masing-masing.

Dinas Pendidikan Kota Jambi, kata dia, akan terus memfasilitasi program peningkatan kapasitas pendidik secara berkelanjutan.

Workshop tersebut turut dihadiri Manager Penerbit Erlangga Jambi Junaidi, Pimpinan Karunia Global School Lius Iman Santoso, serta narasumber dari Direktorat PAUD, Dra. Mareta Wahyuni, M.Pd., dan narasumber dari Erlangga, Dadan Irsyada, M.Pd.

Hadir pula Ketua IGTKI Provinsi Jambi Jamilah, M.Pd., Ketua HIMPAUDI Provinsi Jambi Tuti, M.Pd., Ketua IGTKI Kota Jambi Fatimah, S.Pd., Ketua HIMPAUDI Kota Jambi Meivinaur Sanghda, S.Pd., serta jajaran Ketua IGTKI dan HIMPAUDI tingkat kecamatan.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti materi yang disampaikan narasumber secara intensif. Workshop ini diharapkan menjadi langkah bersama untuk menyiapkan Generasi Alpha yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan bernalar kritis, kreatif, dan adaptif. (adv)

 

Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi

Baca juga: Rakor Penanganan Karhutla Tanjabbar, Wakapolda Jambi Perkuat Sinergi dan Kesiapsiagaan Lintas Sektor

Baca juga: Dua Bulan Bersembunyi di Ponpes Banten, Residivis Jambret Emas Ditangkap

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.