Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kementerian Pariwisata akan membangun museum sementara di Desa Adat Sade Rembitan, Lombok Tengah pascakebakaran.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana mengatakan, museum ini dibuat agar wisatawan yang berkunjung ke Desa Adat Sade tetap bisa melihat kenangan dan sejarah.
Selain itu masyarakat yang selama ini menggantungkan hidupnya pada kunjungan wisata juga bisa tetap mendapatkan pemasukan dari kunjungan-kunjungan wisatawan.
"Agar wisatawan dapat melihat dan memberikan pemasukan kepada Desa Sade," kata Widiyanti, Kamis (28/8/2029).
Pembuatan museum sejalan dengan proses rekonstruksi yang akan dilakukan pemerintah daerah bersama dengan masyarakat setempat agar perputaran ekonomi tidak terhenti.
Pemerintah pusat juga terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga lainnya untuk mendapatkan dukungan anggaran, untuk merekonstruksi rumah-rumah tradisional di Desa Adat Sade dan dukungan swasta.
Baca juga: Menpar Widiyanti Serahkan Alat Tenun, Siapkan Rekonstruksi Desa Adat Sade
"Tentu ini tidak hanya APBN saja tetapi juga swasta dan filantropi," kata Widiyanti.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan dampak ekonomi akibat kebakaran segera dipulihkan.
"Pembangunan museum semi permanen dan percepatan rekonstruksi arahnya untuk memitigasi dampak itu," kata Iqbal.
Untuk proses rekonstruksi mantan Dubes Indonesia untuk Turki ini juga menyampaikan, tidak ingin terburu-buru menggunakan anggaran belanja tidak terduga (BTT).
Selain karena mengupayakan dana dari pihak ketiga, regulasi hukum belum dibahas.
(*)