Danrem 043/Gatam Pimpin Penanaman Padi Perdana di Tulangbawang
Robertus Didik Budiawan Cahyono August 28, 2026 07:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Komitmen mewujudkan swasembada pangan nasional terus digencarkan di Bumi Ruwa Jurai. 

Baca juga: Danrem 043/Gatam Motivasi Prajurit Jelang Lomba Binsat HUT ke-1 Kodam XXI/Radin Inten

Hal ini ditandai dengan serah terima hasil Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) sekaligus penanaman padi perdana Tahun Anggaran 2026 di Desa Ringin Sari, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulangbawang, Jumat (28/8/2026).

​Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan, penyerahan lahan cetak sawah baru ini bukanlah akhir dari program, melainkan titik awal dari kerja nyata dalam mengawal ketahanan pangan di daerah.

​"Kita tidak hanya melihat tanah, tetapi sedang melihat masa depan. Dari lahan ini diharapkan tumbuh padi, penghasilan, kesejahteraan, dan harapan baru bagi keluarga petani," kata Danrem 043 Gatam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, Jumat (28/8/2026). 

​Ia menginstruksikan kepada para petani dan seluruh pihak terkait agar lahan sawah yang telah selesai dicetak tidak dibiarkan kosong atau terbengkalai.

Mengingat peran sektor pertanian sangat strategis bagi hajat hidup masyarakat, pengelolaan lahan harus dilakukan secara intensif.

​"Menanam padi adalah pekerjaan yang sangat mulia. Menjaga sawah berarti menjaga kehidupan, dan menghasilkan pangan berarti ikut menjaga ketahanan negara," kata Sumarlin. 

Danrem menekankan kepada jajaran Kodim dan para Babinsa untuk memberikan pendampingan secara berkelanjutan. Kehadiran personel TNI di lapangan tidak boleh berhenti sebatas seremoni tanam perdana saja.

​"Personel harus hadir secara berkelanjutan di tengah petani, mendengar kendala, membantu mencari solusi, serta mengawal proses pertanian dari tanam hingga panen kelak. Potensi besar Tulang Bawang harus menjadi produksi, dan produksi harus berdampak pada kesejahteraan," kata Danrem.

​Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Lampung, Elvira Umihanni menyampaikan bahwa kegiatan tanam perdana ini merupakan wujud sinergi antara Kementerian Pertanian, TNI, dan Pemerintah Daerah dalam memperluas areal tanam (PAT) di Lampung.

​Program CSR ini merupakan tindak lanjut Nota Perjanjian Kerja Sama antara Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kelas I Palembang bersama Korem 043/Gatam terkait Ruang Kelola Tipe 2 Paket Pekerjaan Konstruksi Cetak Sawah Provinsi Lampung.

​"Lampung memiliki potensi besar sebagai daerah penyangga pangan nasional. Lahan yang telah diserahterimakan ini adalah amanah sekaligus peluang bagi para petani untuk meningkatkan taraf hidupnya," kata Elvira.

​Elvira berharap pengelolaan lahan di Desa Ringin Sari dapat dilakukan secara optimal dan berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi serta penguatan kelembagaan petani di tingkat desa. (Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.