TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Penyidik Polsek Bukit Bestari Polresta Tanjungpinang terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya Thedy Hartanto.
Selain menunggu hasil visum dari RSUD RAT Tanjungpinang, polisi pun sembari mendalami peristiwa tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Bukit Bestari Ipda Memed Arianto menyampaikan sudah melakukan serangkaian penyelidikan.
"Kami sudah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, dan meminta sejumlah saksi," kata dia, Senin (31/8/2026).
Dia menyampaikan, sampai saat ini penyebab pasti meninggalnya korban belum juga terungkap.
Sebelumnya, mayat Thedy ditemukan di jalan Haji Ungar, Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).
Peristiwa ini viral di media sosial (medsos).
Dalam video yang beredar pria itu ditemukan dalam kondisi membusuk. Sekujur tubuh sudah menghitam.
Mayat ditemukan warga setempat dalam semak belukar dekat dengan pesisir laut.
Kanit Reskrim Polsek Bukit Bestari Ipda Memed Arianto membenarkan adanya penemuan tersebut.
"Kami dapat laporan dari 110 Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 08.30 WIB," kata Memed.
Beberapa menit kemudian, anggota dan tim Inafis Polresta Tanjungpinang turun ke lokasi untuk mengevakuasi korban.
"Jenazah kami bawah ke RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang untuk dilakukan visum," katanya.
Berdasarkan hasil visum tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban.
"Korban diketahui bernama Thedy Hartanto als. TH (27). Dia merupakan warga Jalan Pramuka Gang Bali," jelasnya.
Mengingat tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan, jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
"Sampai saat ini penyebab kematian korban belum diketahui secara pasti. Kita menunggu kepastian dari tim medis," ungkapnya.
Berdasarkan informasi dari keluarga, korban diketahui pergi dari rumah sejak Sabtu (1/8/2026).
"Korban menghilang sejak awal bulan Agustus 2026, untuk waktu meninggal pastinya kita belum tahu," katanya. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng).