Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat peningkatan jumlah penumpang pada sejumlah moda transportasi selama Juli 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan kenaikan tertinggi terjadi pada angkutan laut domestik.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono di Jakarta, Selasa, menyampaikan jumlah penumpang angkutan laut domestik pada Juli 2026 meningkat 8,26 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 3,19 juta penumpang.
"Secara tahunan sebagian transportasi mengalami peningkatan, hanya moda angkutan udara domestik yang mengalami penurunan 8,28 persen dan moda angkutan udara internasional yang turun 2,67 persen," ucapnya.
Lebih lanjut, disampaikan Ateng, pihaknya mencatat jumlah penumpang angkutan penyeberangan naik 4,30 persen menjadi 4,62 juta penumpang. Sementara itu, jumlah penumpang angkutan kereta meningkat 4,03 persen menjadi 52,12 juta penumpang.
Di sisi lain, jumlah penumpang angkutan udara mengalami penurunan pada Juli 2026. Penumpang angkutan udara internasional turun 2,67 persen menjadi 1,78 juta penumpang, sedangkan penumpang angkutan udara domestik turun 8,28 persen menjadi 5,01 juta penumpang.
Selain penumpang, BPS juga mencatat peningkatan jumlah barang yang diangkut melalui beberapa moda transportasi.
Angkutan laut domestik mengangkut 46,01 juta ton barang pada Juli 2026, meningkat 9,30 persen dibandingkan Juli 2025. Kenaikan juga terjadi pada angkutan kereta yang mengangkut 6,53 juta ton barang atau tumbuh 4,71 persen secara tahunan.
Sementara itu, jumlah barang yang diangkut melalui angkutan udara domestik mengalami penurunan sebesar 12,77 persen menjadi 50 ribu ton.





