Warga Sinjai Geger, Mayat Seorang Pedagang Ditemukan di Pantai Hubat
Imam Wahyudi September 04, 2026 10:07 PM

TRIBUNTIMUR.COM, SINJAI — Penemuan mayat mengapung di Pantai Hubat, Dusun Takalala, Desa Sanjai, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Jumat (4/9/2026), gegerkan warga .

Lokasi penemuan mayat perempuan itu berjarak 15 kilometer dari Ibu Kota Sinjai. 

Mayat itu bernama Idah (48), seorang pedagang warga Dusun Takalala, Desa Sanjai, Kecamatan Sinjai Timur.

Kapolsek Sinjai Timur, Iptu Muhsin, membenarkan adanya penemuan mayat perempuan tersebut.

"Benar, telah ditemukan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Hubat, Desa Sanjai," kata Iptu Muhsin kepada Tribun-Timur.com melalui WhatsApp. 

Iptu Muhsin menjelaskan korban diduga keluar dari rumah sekitar pukul 05.30 Wita.

Namun, saat meninggalkan rumah, korban tidak menyampaikan kepada suami maupun anak-anaknya.

Keluarga yang menyadari korban tidak berada di rumah sejak pagi kemudian melakukan pencarian.

Pencarian dilakukan di sejumlah lokasi, termasuk kios tempat korban berjualan, sekitar rumah hingga kawasan pantai.

Namun, korban belum ditemukan.

Sekitar pukul 15.00 Wita, seorang nelayan bernama Haris (25), yang sedang menjaring ikan di Pantai Hubat melihat sesosok perempuan terapung.

Kondisinya telah meninggal dunia.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke rumah duka.

"Setelah mendapat informasi, pihak terkait langsung melakukan penanganan dan pemeriksaan terhadap jenazah," ujarnya.

Jenazah korban kemudian dilakukan pemeriksaan atau visum oleh tim kesehatan dari Puskesmas Panaikang yang dipimpin Hasniati, bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Sinjai.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan luka goresan kecil pada bagian telinga kanan dan hidung.

Luka tersebut diduga akibat goresan karang atau ranting saat korban hanyut di laut.

Selain itu, ditemukan air berbusa yang keluar dari hidung dan mulut yang disebabkan pengaruh air laut.

Kondisi korban dinyatakan normal dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun bahan kimia yang diduga menjadi penyebab kematian.

"Pada pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujarnya. 

Pihak keluarga, kata Iptu Muhsin, menerima kejadian tersebut setelah dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah.

“Keluarga juga tidak mempermasalahkan proses pemulangan jenazah karena hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda dugaan kekerasan,” katanya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.