TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Tiga pejabat meraih nilai tertinggi dalam rangkaian seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sikka. Ketiganya adalah Magdalena Movaldes Da Maga Bapa, Paulus Prasetya dan Yohanes B. C. Putu Botha.
Dari hasil perangkingan, Magdalena Movaldes Da Maga Bapa menempati peringkat pertama, disusul Paulus Prasetya di peringkat kedua dan Yohanes B. C. Putu Botha di peringkat ketiga.
Ketiga nama tersebut kini masih menunggu persetujuan teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Bupati Sikka, Juventus Yoris Prima Kago, S.H., mengatakan proses seleksi telah dilakukan terhadap para pelamar sesuai ketentuan dan penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN).
Baca juga: BREAKING NEWS: Tiga Nama Calon Sekda Sikka Sudah Dikirim ke BKN, Siapa Saja?
Kepada TRIBUNFLORES.COM di Maumere, Senin, 7 September 2026 sore, Juventus mengatakan terdapat 18 pelamar yang mengikuti proses seleksi calon Sekda Sikka.
Dari seluruh peserta yang mengikuti tahapan seleksi tersebut, tiga nama memperoleh hasil terbaik berdasarkan sejumlah indikator penilaian.
“Jadi tahapan proses penilaian itu nilai dari manajemen talenta, rekam jejak, dan juga wawancara akhir,” kata Juventus.
Ia mengatakan hasil perangkingan telah menjadi dasar Pemkab Sikka untuk mengusulkan tiga nama kepada Mendagri.
“Tiga nama calon Sekda Sikka yang kami kirim ke BKN sesuai perangkingan. Rangking pertama, Magdalena Movaldes Da Maga Bapa, rangking kedua, Paulus Prasetya dan rangking ketiga, Yohanes B. C. Putu Botha,” ujar Kader PSI ini.
Ia menegaskan lagi, ketiga nama tersebut telah dikirimkan dan saat ini Pemkab Sikka masih menunggu Pertek dari BKN.
“Ketiga nama calon sekda ini sudah kami kirim dan masih menunggu persetujuan teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara RI (BKN). Setelah ada, kami akan koordinasi dengan Gubernur NTT untuk proses pelantikan Sekda Sikka yang definitif,” katanya.
Mantan Ketua PMKRI Pusat ini menegaskan proses seleksi Sekda Sikka telah berjalan dan kini memasuki tahapan menunggu persetujuan teknis sebelum dilanjutkan ke proses berikutnya.
Pemkab Sikka, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur agar proses penetapan Sekda definitif dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Magdalena Movaldes Da Maga Bapa, yang akrab disapa Femi Bapa, menempati peringkat pertama dalam hasil seleksi.
Femi Bapa saat ini menjabat sebagai Plt. Sekda Sikka sekaligus Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sikka.
Ia sebelumnya pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemkab Sikka, antara lain Kepala Bappeda Sikka, Kepala Dinas Perumahan, serta Kepala Bagian Pembangunan Setda Sikka.
Pada 1 September 2026, Femi Bapa juga telah diwisuda di Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang setelah menyelesaikan pendidikan doktoralnya.
Paulus Prasetya menempati peringkat kedua dalam hasil perangkingan calon Sekda Sikka.
Paulus saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dewan (Setwan) DPRD Kabupaten Sikka.
Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sikka.
Sementara itu, Yohanes B. C. Putu Botha berada di peringkat ketiga.
Putu Botha saat ini menjabat sebagai Kepala BPKAD Kabupaten Sikka. Ia juga memiliki pengalaman menduduki sejumlah jabatan pemerintahan, antara lain Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk) Kabupaten Sikka, Plh. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sikka serta Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sikka.
Dengan telah dikirimkannya tiga nama tersebut, penentuan Sekda definitif Kabupaten Sikka kini menunggu Pertek dari BKN.
Setelah persetujuan teknis diterbitkan, Pemkab Sikka akan berkoordinasi dengan Gubernur NTT untuk melanjutkan proses penetapan dan pelantikan Sekda definitif.