Era AI, Bupati Magelang Dorong Literasi Tidak Sekadar Baca Buku
Joko Widiyarso September 08, 2026 12:14 AM

 


‎TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan kecerdasan buatan (AI), Pemerintah Kabupaten Magelang mendorong masyarakat memiliki kemampuan literasi yang lebih kritis.

‎Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Magelang, Grengseng Pamudji  dalam GEMILANG FEST 2026 yang digelar 7–11 September sebagai bagian dari rangkaian Hari Kunjung Perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang.

‎Bupati Magelang Grengseng Pamudji mengatakan tantangan literasi saat ini semakin kompleks.

‎“Literasi tidak lagi sebatas kemampuan membaca dan menulis,” katanya.

‎Menurutnya, masyarakat harus mampu memahami, mengolah, dan memanfaatkan informasi secara cerdas, kritis, dan produktif.

‎Ia menilai perkembangan teknologi digital membuat kemampuan memilah informasi menjadi semakin penting.

‎“Di tengah kepungan zaman yang hari ini semua berbasis chat dan media sosial, sebenarnya dengan literasi ini semua komponen inovasi itu terbuka,” ujarnya.

‎Grengseng menegaskan, literasi juga harus memberikan dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat.

‎“Pengetahuan yang didapat hendaknya mampu diimplementasikan menjadi keterampilan nyata,” katanya.

‎Mulai dari “membuka peluang ekonomi, meningkatkan produktivitas UMKM, memajukan sektor pertanian, maupun membangun karakter keluarga yang sejahtera dan mandiri.”

Tak hanya gudang buku‎

‎Karena itu, ia meminta perpustakaan tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku.

‎“Jangan hanya jadi simbol perpustakaan, tetapi harus bermanfaat,” tegasnya.

‎Menurutnya, perpustakaan dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk belajar, berdiskusi, berkarya hingga mengembangkan kreativitas.

‎Grengseng berharap kegiatan tersebut mampu mendorong generasi muda semakin dekat dengan pengetahuan.

‎“Cakrawala ilmu pengetahuan itu dimulai dari literasi,” katanya.

‎“Jangan pernah bosan, mari kita bangun literasi sebagai cakrawala ilmu pengetahuan untuk masa depannya,” pungkasnya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Magelang Azis Amin Mujahidin mengatakan GEMILANG FEST menjadi momentum untuk menumbuhkan budaya membaca, memperluas akses pengetahuan, dan memperkuat kolaborasi.

‎Festival tersebut menghadirkan pameran buku, expo perpustakaan desa dan komunitas literasi, workshop, gelar wicara hingga pementasan karya literasi.


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.