TRIBUNWOW.COM - Buku Islam Ala Prabowo karya Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush'ab Muqoddas menuai polemik setelah sejumlah tokoh ulama membantah terlibat dalam penulisan buku tersebut.
Beberapa nama tokoh agama tercantum dalam buku yang membahas sosok Presiden Prabowo Subianto dari perspektif nilai-nilai Islam. Namun, tokoh-tokoh tersebut mengaku tidak pernah menulis ataupun memberikan materi untuk buku tersebut.
Salah satu tokoh yang memberikan bantahan ialah Tuan Guru Bajang (TGB) KH Muhammad Zainul Majdi.
Bantahan serupa disampaikan pihak keluarga Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, KH Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar atau Gus Kautsar.
Melalui komentar di sebuah unggahan Instagram, Ning Jazil menyatakan bahwa suaminya tidak pernah menulis untuk buku Islam Ala Prabowo.
Ia juga mempertanyakan pencantuman nama Gus Kautsar tanpa adanya permintaan izin terlebih dahulu.
Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj, juga memberikan klarifikasi terkait pencantuman namanya dalam buku tersebut.
Melalui Sekretaris Pribadinya, M. Sofwan Erce, Kyai Said menyayangkan pencantuman namanya dalam buku Islam Ala Prabowo.
Klarifikasi tersebut disampaikan pada Senin (7/9/2026). Dalam pernyataan itu ditegaskan bahwa Kyai Said tidak pernah menulis, menyusun, ataupun memberikan tulisan untuk buku tersebut.
Dengan demikian, pencantuman nama Kyai Said dalam buku itu tidak dapat dimaknai sebagai bentuk keterlibatannya dalam proses penyusunan.
Selain nama para tokoh agama tersebut, sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih juga tercantum dalam buku, di antaranya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti serta Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra.
Buku Islam Ala Prabowo diterbitkan oleh Atmosphere Publishing House dan memiliki ISBN 9786238967650. Buku tersebut terdiri atas 368 halaman.
Berdasarkan deskripsi penerbitan yang dikutip dari Gramedia, buku ini membahas sejarah, perjalanan, serta kiprah Prabowo Subianto dari perspektif Islam.
Buku tersebut berjudul Islam ala Prabowo: Cara Prabowo Subianto Mengamalkan Ajaran Islam.
Penulis juga berupaya menggali nilai-nilai moral Islam yang dinilai tercermin dalam perilaku politik dan kepemimpinan Prabowo Subianto.
Buku ini kemudian menjadi perhatian publik setelah nama sejumlah tokoh yang tercantum di dalamnya memunculkan klarifikasi mengenai keterlibatan mereka dalam proses penulisan. (*)