Sekolah di Kuansing Tetap Tatap Muka di Tengah Kabut Asap, Bagaimana Kondisi Udara?
Firmauli Sihaloho September 09, 2026 02:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, KUANSING - Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Di tengah kondisi udara yang masuk kategori tidak sehat, aktivitas pendidikan justru kembali berjalan normal dengan sistem pembelajaran tatap muka.

Data pemantauan kualitas udara IQAir pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB menunjukkan indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) di sejumlah wilayah Kuansing berada pada rentang 161 hingga 164.

Angka tersebut masuk kategori "Tidak Sehat".

Kondisi terburuk terpantau di Teluk Kuantan dan Lubuk Jambi dengan AQI mencapai 164.

Sementara itu, AQI di Muara Lembu berada di angka 162, sedangkan Cerenti dan Baserah masing-masing tercatat 161.

Polutan utama yang mendominasi kualitas udara tersebut adalah PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 74,6 mikrogram per meter kubik.

Tingginya konsentrasi PM2.5 menunjukkan udara yang dihirup masyarakat sedang mengalami pencemaran cukup tinggi.

Baca juga: Polsek Singingi Gerebek PETI di Kebun Sawit Koperasi, Satu Penambang Diamankan

Baca juga: ISPU Pelalawan Hari Ini, 2 Parameter Menunjukkan Kualitas Udara Tidak Sehat, Kabut Asap Kian Pekat

Kondisi ini menjadi perhatian khusus karena anak-anak merupakan salah satu kelompok yang lebih rentan terhadap dampak paparan polusi udara.

Selain anak-anak, kelompok sensitif lainnya seperti lansia serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan juga perlu meningkatkan kewaspadaan.

Meski kualitas udara kembali berada pada level tidak sehat, proses belajar mengajar di Kuansing tetap dikembalikan ke sistem tatap muka seperti biasa.

Situasi tersebut membuat aktivitas sekolah berlangsung di tengah kondisi udara yang belum sepenuhnya aman, terutama bagi kelompok sensitif.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kuansing, Aswandi menjelaskan, selama 20 hari terakhir ini kasus ISPA mencapai 993 kasus.

"Lonjakan kasus terjadi karena kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Kuansing," ujar Aswandi.

Ia mengingatkan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, balita, anak, Lansia dan orang yang mengidap penyakit gangguan pernapasan.

Aswandi pun meminta agar masyarakat untuk selalu menggunakan masker saat di luar rumah.

"Baiknya kurangi aktivitas di luar ruangan untuk mengurangi paparan udara," ujarnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.