TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Presiden Borneo FC, Nabil Husien, buka-bukaan mengenai alasan klub terus aktif mendatangkan pemain di bursa transfer musim 2026/2027.
Langkah tersebut dilakukan bukan sekadar untuk memperkuat skuad Pesut Etam di kompetisi domestik.
Borneo FC membidik target lebih besar, yakni mencetak sejarah di kompetisi Asia dan Super League Indonesia.
Nabil Husien menegaskan, ambisi tersebut membuat Borneo FC tidak ingin sekadar menjadi peserta di kompetisi Asia.
Baca juga: Gebrakan Borneo FC: Rei Okada Mulai Latihan di Segiri, Nabil Husien Isyaratkan Pemain Anyar Lagi
“Perjuangan Borneo FC ingin cetak sejarah sampai di Asia dan Indonesia dan itu tidak mudah. Sehingga kami tidak ingin sekadar numpang lewat. Kalau numpang lewat, mending kita tidak usah fight dari kemarin,” tutur Nabil Husien kepada TribunKaltim.co, Rabu (9/9/2026).
Menurutnya, keseriusan tersebut ditunjukkan dengan aktivitas Borneo FC di bursa transfer.
Hingga saat ini, klub telah mendatangkan 13 pemain dan masih berpeluang menambah dua hingga tiga pemain anyar.
“Karena kita serius, kami mendatangkan sampai hari ini sudah 13 pemain dan akan dua sampai tiga juga akan datang demi mendukung target yang kita inginkan di kancah Asia,” jelas pria kelahiran Samarinda, 4 Juni 1994 tersebut.
Baca juga: Kalah di Laga Perdana Super League, Mauro Jeronimo Yakin Performa Borneo FC Masih On the Track
Nabil Husien menyebut perekrutan pemain tersebut juga berkaitan dengan target membawa nama Kalimantan Timur, khususnya Samarinda, di pentas Asia.
“Kita ingin membuat sejarah, membuat bangga bangsa Indonesia maupun Kalimantan Timur, terutama Samarinda,” katanya.
Borneo FC Siapkan Skuad untuk Empat Kompetisi
Selain mengejar target di Asia, Nabil Husien menjelaskan bahwa Borneo FC harus memiliki kedalaman skuad yang mumpuni karena akan menghadapi empat kompetisi.
Padatnya jadwal pertandingan membuat rotasi pemain menjadi kebutuhan penting agar performa tim tetap terjaga.
Baca juga: Laga Kandang Borneo FC, Pusamania Buka Pintu Ramah Tuan Rumah tetapi Minta Poin Penuh
“Di Super League dan Asia beda karena dalam jadwal, Borneo FC bisa empat sampai lima hari akan bermain terus. Sehingga perlu ada rotasi,” ujar Nabil Husien yang juga merupakan Anggota DPR RI dapil Kalimantan Timur.
Ia menegaskan, rotasi diperlukan agar Borneo FC memiliki pemain yang selalu siap ketika dibutuhkan, terutama saat jadwal pertandingan berlangsung padat.
“Kita jaga jangan sampai terseok-seok sehingga kita dapat pemain yang siap membela Borneo FC,” lanjutnya.
Rei Okada Jadi Tambahan di Sektor Kanan
Salah satu pemain anyar yang mulai bergabung dalam latihan Borneo FC adalah pemain asal Jepang, Rei Okada.
Rei terlihat mengikuti latihan bersama skuad Pesut Etam di Stadion Segiri, Jalan Kesuma Bangsa, Samarinda, Selasa (8/9/2026) sore.
Baca juga: Profil dan Statistik Rei Okada, Bek Anyar Borneo FC Asal Jepang
Pemain berkulit terang tersebut terlihat menerima umpan, menggiring bola hingga mengoper kepada rekan setimnya dalam sesi latihan persiapan menghadapi Persijap pada laga tandang, Sabtu (12/9/2026).
Nabil Husien menyebut kedatangan Rei Okada menjadi bagian dari upaya Borneo FC memperkuat sektor kanan.
“Setelah Rei Okada akan ada lagi pemain anyar. Kita perlu di bek sektor kanan, kini diisi Rei Okada,” ungkapnya.
Menurut Nabil Husien, komposisi skuad Borneo FC saat ini masih terus disusun agar seluruh bagian tim saling melengkapi.
Baca juga: Profil Nadeo Argawinata: Kiper Persija Catatkan 9 Saves Saat Pulang Kampung ke Kandang Borneo FC
“Seperti puzzle, perlu kita tambah. Jangan sampai persiapan kita kacau semua, usaha yang kita jalankan malah sia-sia,” jelasnya.
Ia menyadari Borneo FC saat ini memiliki banyak pemain baru sehingga membutuhkan proses untuk membangun kekompakan tim.
“Bagaimanapun Borneo FC punya skuad baru dengan pemain baru semua, perlu dibangun. Jangan sampai kita sia-siakan,” kata Politikus Nasdem tersebut.
Meski demikian, Nabil Husien tetap optimistis dengan komposisi pemain yang dimiliki Borneo FC saat ini.
“Dengan skuad yang ada saya menilai secara pribadi optimis. Kita perlu kesabaran sedikit,” pungkasnya. (*)