TRIBUNNEWS.COM - Era baru Timnas Argentina segera dimulai tanpa Lionel Messi.
Setelah lebih dari dua dekade menjadi bagian penting La Albiceleste, Messi resmi mengakhiri karier internasionalnya pada usia 39 tahun.
Kepergiannya meninggalkan ruang besar yang tidak mudah diisi, termasuk soal siapa yang akan meneruskan tugas sebagai kapten.
Kini jawabannya sudah ditentukan.
Dilansir dari Tyc Sports, bek tengah Cristian Romero atau yang biasa akrab disapa Cuti Romero ipercaya menjadi kapten baru Timnas Argentina untuk era setelah Messi.
Keputusan tersebut diambil oleh tim kepelatihan Lionel Scaloni dan bukan sesuatu yang muncul secara mendadak.
Romero sebelumnya memang sudah masuk dalam jajaran pemimpin Argentina.
Ia menjadi salah satu wakil kapten di belakang Messi dan Nicolas Otamendi.
Namun, setelah Messi pensiun dan Otamendi juga meninggalkan timnas usai Piala Dunia 2026, ban kapten kini berpindah ke tangan bek berusia 28 tahun tersebut.
Romero bukan sosok baru dengan ban kapten di lengannya.
Bek yang kini memperkuat Atletico Madrid itu sudah tiga kali dipercaya menjadi kapten Argentina di era Scaloni.
Kesempatan pertama datang saat Argentina menghadapi Chile pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Romero kemudian kembali mengenakan ban kapten saat menghadapi Venezuela dalam laga persahabatan dan terakhir ketika Argentina berjumpa Mauritania pada Maret 2026.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan Romero dianggap siap memimpin ruang ganti Argentina.
Selain punya posisi penting di lini belakang, Romero juga dikenal sebagai pemain dengan karakter kuat dan tidak ragu menjadi suara tim di atas lapangan.
Baca juga: Messi Pensiun, Paredes, Scaloni, dan Emiliano Martinez di Persimpangan, Argentina Masuki Era Baru?
Nama Romero tentu tidak asing bagi pecinta sepak bola Indonesia.
Ia pernah menjadi mimpi buruk Timnas Indonesia saat Argentina menjalani FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 19 Juni 2023.
Saat itu, Romero mencetak gol kedua Argentina melalui sundulan pada menit ke-55.
Gol tersebut memastikan kemenangan 2-0 Argentina atas Indonesia, setelah Leandro Paredes lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-38.
Kini, tiga tahun berselang, Romero kembali menjadi sorotan setelah mendapat kepercayaan besar untuk menjadi kapten baru Argentina.
Tugas Cuti Romero sebagai kapten baru Argentina jelas tidak ringan.
Ia harus memimpin Argentina setelah berakhirnya era Messi, sosok yang selama bertahun-tahun menjadi wajah sekaligus pemimpin utama La Albiceleste.
Messi menutup perjalanan internasionalnya dengan catatan luar biasa.
Ia menjadi pemegang rekor penampilan dan pencetak gol terbanyak Argentina dengan 207 caps dan 125 gol.
Ia juga membawa Argentina meraih Copa America 2021 dan 2024 serta Piala Dunia 2022.
Kini tanggung jawab besar itu beralih kepada Romero.
Menariknya, Argentina tidak hanya kehilangan Messi.
Otamendi yang selama ini menjadi wakil kapten juga sudah mengakhiri karier internasional setelah Piala Dunia 2026.
Situasi tersebut membuat pergantian kepemimpinan menjadi bagian penting dari proses regenerasi Argentina.
Romero pun kini punya kesempatan untuk menulis babak baru bersama La Albiceleste.
Bukan lagi sebagai wakil Messi, melainkan sebagai pemimpin utama Timnas Argentina untuk beberapa tahun ke depan.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)