Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Juru parkir atau tukang parkir di Kota Bengkulu berpeluang kembali mengelola parkir di gerai Alfamart.
Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam mediasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dengan perwakilan Aliansi Serikat Buruh dan Serikat Pekerja Bengkulu, Kamis (10/9/2026).
Mediasi tersebut dilakukan setelah puluhan juru parkir (jukir) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Wali Kota Bengkulu pada Kamis (10/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, para jukir menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan persoalan penataan dan pengelolaan parkir di Kota Bengkulu.
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, mengatakan terdapat dua poin utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
Salah satunya berkaitan dengan persoalan pengelolaan parkir di gerai Alfamart.
Medy mengatakan, pihak Aliansi Serikat Buruh dan Serikat Pekerja Bengkulu mengusulkan agar juru parkir yang sebelumnya bertugas di kawasan Alfamart dapat kembali mengelola parkir di lokasi tersebut.
"Untuk Alfamart ini, kawan-kawan dari aliansi mengusulkan agar kembali ada juru parkir dari petugas-petugas parkir yang dulu pernah bertugas di sana," ujar Medy.
Namun, persoalan tersebut tidak dapat langsung diputuskan oleh pihak Alfamart di daerah.
Pasalnya, kebijakan mengenai pengelolaan parkir tersebut merupakan kewenangan manajemen Alfamart sebagai perusahaan berskala nasional.
Medy mengatakan, usulan agar juru parkir kembali ditempatkan di lokasi tersebut akan disampaikan kepada manajemen pusat Alfamart.
Perwakilan Alfamart yang hadir dalam pertemuan tersebut nantinya akan meneruskan aspirasi dan hasil pembahasan kepada pihak manajemen pusat.
Persoalan Parkir Alfamart
Medy menjelaskan, sebelumnya terdapat keluhan dari masyarakat yang berbelanja di Alfamart terkait keberadaan parkir di lokasi tersebut.
Atas pertimbangan tersebut, pengelolaan parkir di halaman Alfamart kemudian diarahkan menggunakan mekanisme pajak parkir.
Dengan mekanisme tersebut, pengelolaan parkir di lahan Alfamart dilakukan langsung oleh pihak manajemen.
"Kalau sekarang memang di halaman Alfamart itu sudah kita tetapkan sebagai wajib pajak parkir. Setiap bulan pihak manajemen langsung menyetor ke kas daerah kita sebagai PAD," jelasnya.
Meski demikian, Medy mengatakan usulan agar juru parkir kembali ditempatkan di lokasi tersebut tetap akan disampaikan kepada manajemen pusat Alfamart.
Pemkot Bengkulu juga akan kembali melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mencari pola pengelolaan parkir yang dianggap paling tepat.
"Ini nanti akan coba dirumuskan kembali jalan yang terbaik dengan mempertimbangkan beberapa masukan tadi di rapat," kata Medy.
Bahas Titik Parkir Zona 6
Selain persoalan parkir Alfamart, mediasi juga membahas persoalan titik parkir di sekitar Pasar Panorama, khususnya zona 6.
Menurut Medy, dalam pertemuan tersebut terdapat sejumlah masukan mengenai beberapa titik parkir yang saat ini menjadi persoalan.
Salah satunya berkaitan dengan titik parkir di Jalan Esparman.
Pemkot Bengkulu, kata Medy, berupaya mencari jalan tengah agar persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik.
"Nanti untuk perparkiran, insya Allah akan ada solusi terbaik. Akan ada koordinasi lagi antara juru parkir lama, juru parkir baru dengan Bapenda yang menangani, sehingga nanti ada solusinya," kata Medy saat diwawancarai wartawan, Kamis (10/9/2026).
Medy menjelaskan, koordinasi antara juru parkir lama, juru parkir baru, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) diperlukan untuk menentukan pengelolaan titik parkir yang tepat.
Pemkot Bengkulu berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui koordinasi tanpa menimbulkan persoalan baru di lapangan.
Medy menegaskan, Pemkot Bengkulu terbuka terhadap masukan dari para juru parkir maupun pihak terkait lainnya.
Namun, setiap kebijakan mengenai pengelolaan parkir tetap harus mempertimbangkan aspek regulasi, kondisi di lapangan, serta kepentingan masyarakat.
Hasil mediasi tersebut diharapkan dapat menjadi jalan keluar bagi persoalan yang sebelumnya mendorong puluhan juru parkir turun ke jalan menyampaikan aspirasi di depan Kantor Wali Kota Bengkulu.
Pemkot Bengkulu selanjutnya akan melakukan koordinasi lanjutan, baik terkait titik parkir di zona 6 maupun usulan pengelolaan parkir di halaman Alfamart.