Duga Campur Sarwendah Aduk Nafkah Anak dan Rumah Tangga, Ruben Onsu Pertanyakan Rincian Biaya
Willem Jonata September 11, 2026 01:18 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Transparansi alokasi nafkah anak jadi salah satu perselisihan pascaperceraian antara Ruben Onsu dan Sarwendah. 

Pihak Ruben Onsu mendesak adanya pelaporan rinci hingga audit keuangan atas dana pemeliharaan dan pendidikan anak yang dikirimkan setiap bulan, guna memastikan uang tersebut tidak bercampur dengan kebutuhan rumah tangga pribadi mantan istrinya.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa nominal nafkah yang dikirimkan sifatnya fluktuatif namun berkisar di angka Rp 200 juta per bulan.

Baca juga: Ruben Onsu Buka Suara Soal Biaya Sekolah Anak

Menurutnya, biaya pendidikan dan pengasuhan anak seharusnya memiliki rincian biaya tetap yang jelas dan transparan.

"Kami meminta rincian pemeliharaan dan biaya pendidikan anak karena itu seharusnya fixed cost. Audit ini penting untuk melihat apakah nilai fluktuatif ratusan juta tersebut murni untuk anak-anak atau ada yang ditutupi," ujar Minola saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).

Kecurigaan tim hukum Ruben muncul setelah memperhatikan pernyataan Sarwendah dalam sebuah tayangan podcast.

Saat itu, Sarwendah menyebut besarnya biaya bulanan disebabkan oleh banyaknya anggota keluarga yang tinggal di rumah.

Bagi pihak Ruben, pernyataan tersebut mengindikasikan adanya beban biaya rumah tangga yang ikut ditumpangkan pada dana anak.

Minola menegaskan bahwa kewajiban hukum Ruben secara tegas hanya terbatas pada pemenuhan kebutuhan tumbuh kembang anak-anaknya, bukan menanggung operasional rumah tangga mantan istri.

"Ruben hanya bertanggung jawab terhadap biaya anak-anak, bukan biaya rumah tangga mantan istri. Kebutuhan di dalam rumah tangga itu isi dan peruntukannya bukan hanya untuk anak-anak semata. Transparansi rincian ini yang coba kami dorong agar tujuannya tepat sasaran," pungkas Minola.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.